Coba tanya sepuluh orang soal beda “internet” dan “web”. Kebanyakan akan menjawab dengan jeda bingung yang sama. Sehari-hari kita memang menukar dua kata ini begitu saja. Kita bilang “internetnya mati” padahal cuma satu situs yang gagal terbuka, dan kita bilang “ketemu di web” padahal maksudnya barusan mencari sesuatu secara online. Dalam obrolan santai, itu tidak masalah. Tapi begitu kamu mulai membangun sesuatu untuk pekerjaan, bedanya jadi penting, karena itu mengubah cara kamu memahami apa yang sebenarnya terjadi saat sebuah alamat diketik lalu halaman muncul.
Kabar baiknya, perbedaan ini sebenarnya sederhana sekali begitu ada yang menjelaskannya. Setelah membaca artikel ini, kamu bakal bisa menerangkannya ke siapa pun, dan tidak akan tertukar lagi.
Jawaban dalam satu kalimat
Inti gagasannya muat dalam satu baris, dan sisa artikel ini cuma menjabarkannya:
Internet adalah jaringan global komputer yang saling terhubung. Web adalah salah satu hal yang berjalan di atas jaringan itu.
Sesederhana itu. Internet adalah infrastrukturnya, “saluran pipa” fisik dan logis yang memungkinkan komputer di mana pun saling mengirim data. Web hanyalah satu layanan yang memakai pipa tersebut, berdampingan dengan layanan lain seperti email dan panggilan video. Keduanya bukan jenis benda yang sama, dan justru karena itulah terasa janggal membandingkan keduanya begitu kamu menyadarinya.
Analogi jalan raya dan kendaraan
Cara paling gampang membayangkannya adalah dengan memikirkan sistem jalan raya di sebuah negara.
Internet itu jalannya. Jalan tol, jalan kecil, persimpangan, aturan soal lajur mana yang dipakai. Jalan tidak peduli apa yang lewat di atasnya. Mobil, bus, truk pengantar barang, ambulans, ojek yang membawa pesanan makanan, semuanya berbagi jaringan aspal yang sama. Jalan cuma menyediakan cara berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Web itu salah satu jenis kendaraan di jalan tersebut, misalnya truk pengantar barang. Web adalah jenis “lalu lintas” yang sangat populer, saking populernya orang lupa bahwa ia cuma satu jenis. Padahal ia berbagi jalan dengan yang lain: email ibarat mobil pos, panggilan video ibarat bus, game online ibarat mobil balap. Semuanya melaju di jalan yang sama (internet), tapi masing-masing layanan berbeda, punya tujuan dan aturannya sendiri.
INTERNET (jalan raya)
jaringan global: kabel, router, alamat
┌───────────────────────────────────────────────┐
│ WEB EMAIL PANGGILAN GAME │
│ (halaman) (pesan) (audio live) (main) │
└───────────────────────────────────────────────┘
masing-masing "kendaraan" beda di jalan yang sama
Saat kamu bilang “internetnya mati”, yang biasanya benar-benar terjadi adalah koneksimu ke jalan itu putus, jadi tidak ada yang bisa lewat, termasuk web. Kalau cuma satu situs gagal terbuka tapi emailmu masih jalan, berarti jalannya baik-baik saja; tujuan yang satu itu saja yang tidak terjangkau. Jaringannya sama, kendaraannya beda.
Internet itu sebenarnya apa
Mari buat “jaringan” tadi tidak lagi abstrak. Internet, secara harfiah, adalah sekumpulan komputer berjumlah sangat besar yang disambungkan supaya bisa saling mengoper pesan. Untuk itu, beberapa bagian harus ada.
- Saluran fisik. Kabel serat optik di dasar laut, kabel tembaga, dan sinyal nirkabel membawa bit yang sesungguhnya antarmesin. Saat kamu memuat halaman yang dihosting di negara lain, permintaanmu memang benar-benar menempuh jarak fisik itu.
- Router. Ini komputer khusus yang tugasnya melihat sepotong data lalu meneruskannya satu langkah lebih dekat ke tujuan, seperti kantor sortir yang mengoper paket.
- Alamat (IP). Setiap perangkat di jaringan butuh nomor supaya bisa ditemukan, seperti tiap rumah butuh alamat. Sistem penomoran ini disebut Internet Protocol atau IP, dan dari sinilah istilah “alamat IP” berasal.
- Aturan yang disepakati (protokol). Agar dua mesin buatan perusahaan berbeda, di negara berbeda, bisa saling paham, mereka harus mengikuti aturan bersama soal cara membungkus dan mengirim data. Kumpulan aturan ini disebut protokol.
Kata “internet” sendiri sudah jadi petunjuk: artinya inter-network, jaringan dari banyak jaringan. Tidak ada satu perusahaan pun yang memilikinya. Jaringan rumahmu, jaringan sebuah kampus, dan jaringan sebuah pusat data semuanya terpisah, dan internetlah yang mengikat semuanya menjadi satu kesatuan raksasa.
Data dikirim dalam paket
Data di internet tidak dikirim sebagai satu aliran panjang. Ia dipotong jadi bagian-bagian kecil bernama paket, masing-masing diberi label dari mana asalnya dan ke mana tujuannya. Paket-paket itu bisa lewat rute berbeda lalu disusun ulang di ujung sana. Inilah kenapa gangguan jaringan sesaat sering cuma memperlambat, bukan langsung memutus semuanya.
Web itu sebenarnya apa
Web, yang nama lengkapnya World Wide Web, adalah sistem berisi dokumen dan sumber daya yang saling terhubung dan dilihat lewat browser. Web diciptakan sekitar tahun 1989 oleh Tim Berners-Lee, puluhan tahun setelah internet sudah ada lebih dulu, dan ini petunjuk terkuat bahwa keduanya berbeda. Internet sudah membawa email dan lalu lintas lain jauh sebelum web muncul.
Web berdiri di atas tiga gagasan inti:
| Bagian | Fungsinya | Nama sehari-hari |
|---|---|---|
| Cara menamai sumber daya | Memberi tiap halaman alamat yang unik | URL (yang ada di kotak alamat) |
| Cara meminta dan mengirimnya | Mengatur cara browser meminta halaman dan cara server menjawab | HTTP |
| Cara menulis dokumennya | Menggambarkan struktur halaman supaya browser bisa menampilkannya | HTML |
Saat kamu mengetik alamat lalu menekan enter, browser memakai URL untuk tahu apa yang kamu mau, berbicara dalam HTTP untuk meminta halaman itu ke server, lalu menerima HTML untuk menampilkannya. Seluruh percakapan itu menempuh internet, si jalan raya, tapi web adalah seperangkat aturan spesifik yang mengubah jalan itu menjadi halaman yang bisa diklik dan saling terhubung.
Bagian “saling terhubung” itulah keajaibannya. Disebut web (jaring) justru karena halaman mana pun bisa menunjuk ke halaman lain lewat hyperlink, menganyam miliaran dokumen menjadi satu jaring yang menyatu. Itu sifat web, bukan sifat internet yang ada di bawahnya.
Lalu, apa yang bukan web?
Di sinilah perbedaannya jadi berguna dalam praktik. Banyak hal yang kamu lakukan online sama sekali tidak menyentuh web, meski tetap berjalan di internet.
- Email punya protokolnya sendiri (dengan nama seperti SMTP dan IMAP). Saat aplikasi suratmu memeriksa pesan baru, tidak ada halaman web yang terlibat.
- Panggilan video dan suara mengalirkan audio dan video lewat protokol mereka sendiri, yang dioptimalkan untuk kecepatan, bukan untuk dokumen.
- Data antar-aplikasi di balik layar, misalnya widget cuaca yang mengambil ramalan, sering kali melewatkan browser sama sekali.
- Transfer file, game online, dan pembaruan perangkat lunak kerap memakai protokol yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan web.
Semua itu layanan internet. Hanya yang dibangun di sekitar browser, URL, HTTP, dan HTML yang disebut layanan web. Jadi “aku lagi di internet” hampir selalu benar saat kamu online, tapi “aku lagi di web” baru benar kalau kamu memang sedang memuat halaman yang saling terhubung.
Tes cepat di kepala
Tanya saja: “Apakah ada URL dan browser yang terlibat?” Kalau ya, kamu sedang di web. Kalau kamu mengirim email, ikut panggilan video, atau ponselmu diam-diam menyinkronkan data di latar belakang, kamu memakai internet, tapi bukan web.
Kenapa ini penting saat membangun sesuatu
Kalau kamu menuju ke dunia pengembangan web, pemisahan ini membentuk cara kamu menalar pekerjaanmu. Situsmu adalah lalu lintas web; ia butuh HTTP, URL, dan HTML. Tapi ia sepenuhnya bergantung pada internet di bawahnya, pada pengalamatan, perutean, dan kabel, supaya bisa sampai ke pengunjung. Saat ada yang rusak, mengetahui lapisan mana yang sedang kamu lihat bisa menghemat berjam-jam: apakah jalannya yang tersumbat (masalah jaringan atau DNS), atau truknya yang berulah (server web-mu mengembalikan halaman yang salah)?
Ini juga menjaga kosakatamu tetap tepat, dan ketepatan adalah bagian dari terlihat paham pekerjaan. Mengatakan “web dibangun di atas internet” itu benar dan jelas. Mengatakan “web itu internet” diam-diam memberi tahu orang berpengalaman bahwa perbedaannya belum benar-benar nyangkut.
Rangkuman
Berikut semuanya dalam beberapa baris yang bisa kamu simpan:
- Internet adalah jaringan global komputer yang saling terhubung, infrastrukturnya: kabel, router, alamat IP, dan protokol yang memindahkan data di antaranya.
- Web adalah satu layanan yang berjalan di internet, sistem dokumen saling terhubung yang kamu lihat di browser, dibangun di atas URL, HTTP, dan HTML.
- Bayangkan jalan vs kendaraan: internet itu jalannya; web salah satu jenis kendaraan di atasnya, berbagi jaringan dengan email, panggilan, game, dan lainnya.
- Tes sederhana: kalau ada URL dan browser, itu web; kalau tidak, itu tetap internet, cuma layanan yang berbeda.
Langkah berikutnya yang wajar adalah mencermati aturan yang membuat web bekerja, yaitu percakapan antara browser-mu dan server. Itulah HTTP, dan begitu kamu paham tarian permintaan-dan-jawaban yang digambarkannya, banyak sekali perilaku web yang berhenti terasa seperti sihir. Itu topik yang pas dibaca selanjutnya.